Halo teman-teman pada kali ini kita akan mengkonfigurasi
DHCP Router di Cisco Packet Tracer.
Jadi DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host
Configuration Protocol adalah protocol yang berbasis arsitektur dari server
maupun client, yang bertujuan mempermudah pengalamatan IP Address dalam suatu
jaringan. Saat DHCP sudah kita konfigurasi maka PC client akan mendapatkan IP Address
secara otomatis.
Note :
Disini saya menggunakan router untuk mengkonfigurasi DHCP nya.
Alat yang kita butuhkan :
- 1 Router
- 1 Switch
- 3 PC
Oke kita lanjut ke langkah-langkah konfigurasinya :
1. Kita buat topologinya terlebih dahulu.
2. Setelah
selesai membuat topologinya, sekarang kita Konfigurasi IP Address pada router
kita terlebih dahulu.
Router>enable
Router#config term
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.69.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config-if)#ip address 192.168.69.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
3. Selanjutnya kita konfigurasi DHCP nya.
Router(config)#ip dhcp pool lab1
Router(dhcp-config)#network 192.168.69.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.69.1
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#network 192.168.69.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.69.1
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(config)#ip dhcp
excluded-address 192.168.69.1
Router(dhcp-config)#exit
Router(dhcp-config)#exit
Note : untuk nama lab1 bisa kalian
ubah sesuai keinginan kalian, pada dns-server kalian sesuaikan dengan server(internet)
namun karena tidak menggunakan server kalian isikan saja 8.8.8.8, dan untuk ip
dhcp excluded-address digunakan untuk tidak membagikan ip tersebut kepada
client, misalkan ip dhcp excluded-address 192.168.69.1 192.168.69.10 maka IP
address 192.168.69.1 sampai 192.168.69.10 tidak akan di bagikan kepada client.
4. Konfigurasi
DHCP selesai sekarang mari kita cek apakah konfigurasinya berhasil atau tidak
?, kita cek dengan cara mengganti IP
Configuration tiap PC Client kita menjadi DHCP, jika Semua PC kita mendapatkan
IP maka konfigurasi kita berhasil.





