Halo selamat Pagi teman TKJNESIA, Kembali lagi kami rekan
TKJNESIA akan memberikan sedikit materi yang kami pelajari sebelumnya. Kami
akan membahas tentang cara mengoneksikan perangkat client yang terhubung dengan perangkat cisco
ke internet. Didalam artikel ini terdapat cara cara yang kemungkinan sudah
kalian coba di aplikasi Cisco Packet Tracer. Tanpa basi basi lagi kita akan
membahas nya dengan cara sesingkat singkatnya dan semoga mudah dipahami.
Berikut artikel dari kami.
Alat & bahan
- Router mikrotik (sumber internet)
- Router Cisco
- Switch Cisco
- Pc Client
- Kabel LAN
Langkah Langkah
- Pertama sambungkan router mikrotik yang sebagai sumber
internet ke Router Cisco menggunakan kabel lan. Dan jangan lupa sambungkan lan
tersebut ke Router Cisco.
- Kedua kita masuk aplikasi Putty untuk konfigurasi Router Cisco , Pilih serial Lalu open (COM3 bisa anda cek didevice manager lalu pilih port, bila belum ada instal terlebih dahulu driver usb to serial.)
- Sekarang kita dimenu CLI router, aktifkan putty dengan perintah “en” ,lalu masuk ke konfigurasi terminal menggunak perintah “Conf t”.
- Setelah itu kita meminta dhcp client ke router Mikrotik, karena port yang terhubung dengan router mikrotik maka perintah yang digunakan adalah sebagai berikut “int fa0/0” , ”ip add dhcp” , “no sh” , “ex”.
- Sekarang kita beri ip untuk port 0/1 dengan perintah “int fa0/1” , “ ip add 192.168.10.1 255.255.255.0” , lalu “no sh” , “ex” “exit”.
- Setelah itu kita cek apakah kita sudah mendapatkan ip dari Router Mikrotik serta ip yang kita konfigurasi untuk port 0/1 dengan perintah “sh ip int br”. Maka akan muncul Interface berapa dengan Ip address yang tercantum.
- Sekarang kita akan konfigurasi dhcp server, fungsinya ialah agar setiap client tidak perlu mengetikan kan ip secara manual, berikut perintahnya. Masuk ke konfigurasi terminal dahulu dengan perintah “conf t” , setelah itu mari kita setting dhcp servernya . perintah pertama “int fa0/1” (port yang menuju switch cisco/pc client) , lalu “ip dhcp pool TKJ” , network 192.168.10.0 (ini ip yang seblumnya kita buat sebelumnya) , “default 192.168.10.1” , “dns-server 8.8.8.8” , “ip dhcp exc 192.168.10.1 192.168.10.10”.
- Setelah itu kita setting NAT nya, Fungsi dari nat adalah mentranslasi ip local menjuadi ip pubklic sehingga pc client yang ada di ip local bisa menggunakan internet. Berikut perintah nya int fa0/0 , ip nat outside , int fa0/1, ip nat inside , setelah itu berikan akses dengan perintah access-list 1 permit 192.168.10.1 0.0.0.255 , lalu ip nat inside source list 1 int fa0/0 overload.setalah itu “end” konfigurasi selesai.
- selanjutnya pengujian, sambungkan kabel lan dari port 0/1
router Cisco ke port manapun di Switch Cisco.
- Lalu sambungkan kabel lan dari port Switch Cisco ke port lan
pc / laptop client, tunggu berapa saat agar pc client mendapatkan ip dari
router Cisco.
- Sekarang kita coba cek ip yang kita dapatkan dari Router Cisco menggunakan CMD dengan perintah ipconfig maka akan terlihat ip yang sudah kita Konfigurasi di router Cisco, setelah itu kita coba juga untuk ping google.com , maka akan muncul tampilan seperti berikut. Apabila masih belum bisa, maka bisa anda cek konfigurasinya, kabel lan nya, atau port pcnya yang barangkali rusak, sekian terima kasih.













