-->
ads here

DASAR JARINGAN NIRKABEL / JARINGAN WIRELESS

advertise here

D A S A R   J A R I N G A N   N I R K A B E L  /  W I R E L E S S


Jaringan Nirkabel atau jaringan wireless adalah sekumpulan komputer / client / host yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan media transmisi tanpa kabel seperti gelombang radio, gelombang mikro, atau cahaya infrared.

Kelebihan Wireless :
  1. Pembagunan jaringan yang cepat.
  2. Mudah dan murah untuk direlokasi.
  3. Biaya pemeliharaannya murah.
  4. Infrastruktur berdimensi kecil.
  5. Mudah untuk dikembangkan.
  6. Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
  7. Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor maupun di rumah.
Kekurangan wireless antara lain :
  1. Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.
  2. Interferensi gelombang radio.
  3. Delay (kelambatan) yang besar.
  4. Biaya peralatan rata-rata mahal.
  5. Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
  6. Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh batas-batas dinding gedung atau ruangan.
  7. Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
  8. Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel.


Cara Kerja Jaringan Wireless


Pada jaringan Wireless terdapat tiga buah kompenen yang dibutuhkan untuk mengirim dan menerima data, yaitu :

  • 1.   Sinyal Radio (Radio Signal),
  • 2.   Format Data (Data Format), dan
  • 3.   Struktur Jaringan (Network Structure).

Dalam jaringan computer terdapat tujuh lapisan OSI (Open System Interconnection).

Sinyal Radio bekerja pada Pysical Layer (Lapisan Fisik), lalu Format Data bekerja mengendalikan beberapa lapisan diatasnya dan Struktur Jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.

Saat akan mengirimkan data, ketiga komponen tersebut akan berfungsi sebagai alat yang merubah data digital menjadi sinyal radio. Pada saat menerima data, ketiga komponen tersebut akan berfungsi sebagai alat yang merubah sinyal radio menjadi data digital.

Sinyal radio dapat diubah menjadi data digital dengan cara menyatukan Transmitter (Alat yang menghasilkan gelombang radio),Receiver (Alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio), dan Antena (Alat yang membantutransmitter dan receiver agar lebih fokus saat megirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio) yang dilah dari gelombang menjadi bit-bit biner dalam semua peralatan wireless LAN tersebut.


Standar Jaringan Wireless

            Teknologi tanpa kabel (wireless) memiliki standar jaringan sendiri yang ditetapkan oleh Institude of Electrical Engineers (IEEE). Secara umum standar ini terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  • Standar IEEE 802.11, merupakan standar dengan frekuensi 5 Ghz dengan kecepatan 54Mbps. Keuntungan dari standar ini adalah kapasitas yang mencapai 12 chanel dan mendukung aplikasi yang membutuhkan performa tinggi. Standar ini juga kompatibel dengan standar 802.11b/g.
  • Standar IEEE 802.11b, merupakan standar dengan frekuensi 2.4 Ghz dengan kecepatan 11 Mbps.
  •  Standar IEEE 802.11g, merupakan standar dengan frekuensi 2.4 Ghz dengan kecepatan 54 Mbps.


Aplikasi Jaringan Nirkabel

            Beberapa contoh aplikasi yang dihasilkan dari adanya jaringan nirkabel internet, yaitu:
  • Bluetooth Aplikasi ini sudah ada sejak beberapa tahun belakangan. Bluetooth memungkinkan pengguna dapat mentransfer file dengan mudah hanya dengan sekali tekan, tetapi jarak antar perangkat tidak boleh terlalu jauh, karena dapat menyebabkan sinyal radio tidak terjangkau.
  • Cellular Phone (Handphone) Handphone atau telepon genggam yang kita gunakan saat ini, dilahirkan dari adanya jaringan nirkabel. Ponsel memungkinkan pengguna berkomunikasi dimanapun dan kapanpun tanpa perlu repot membawa kabel. Sinyal radio yang digunakan dikirim langsung ke ponsel pengguna.
  • Wi-fi Wi-Fi memungkinkan pengguna gadget yang dilengkapi dengan perangkat wireless untuk terhubung dengan internet. Wi-Fi biasanya ditemukan pada tempat-tempat yang menyediakan layanan tersebut atau yang sering disebut HotSpot. Bahkan saat ini penggunaan Wi-Fi bukan hanya pada tempat-tempat publik, di rumahanpun Wi-Fi sudah banyak digunakan.
  • Sinyal Handphone (Layanan Data) Untuk pengguna smarphone pasti sudah mengerti betul dengan sinyal-sinyal yang dihasilakan oleh provider. Dimulai dari CDMA, GSM, dan 3G, untuk sinyal 3G sendiri terdapat sinyal W-CDMA, EDGE, dan CDMA. Sinyal-sinyal tersebut memiliki kecepatan akses internet yang berbeda-beda. Dimulai dari 10-15 mil dari situl sel terdekat.




Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Nirkabel
http://ujiantikdomsav9ckel12.blogdetik.com/2013/03/16/pengertian-jaringan-nirkabel-32-susilo/
http://teknologi-wireless.blogspot.com/2011/10/perkembangan-teknologi-wireless.html?m=1
http://ouzet.blogspot.com/2012/12/jenis-jenis-jaringan-nirkabel-muhammad.html?m=1
http://www/transiskom.com/2013/06/pengertian-wireless-network.html?m=1
http://titasinsi.blogspot.com/2013/01/cara-kerja-wireless.html?m=1
http://bresseker.wordpress.com/2011/10/07/bagaimana-cara-kerja-jaringan-wireless/
http://dannish.blogspot.com/2013/03/cara-kerja-jaringan-wireless.html?m=1
http://anelofa.blogspot.com/2012/03/pengertian-jaringan-wireless.html
http://ulfalfianita.blogspot.com/2014/01/jaringan-nirkabel-internet-wireless.html

Click to comment